
Serdang Bedagai| BINews — Seorang pria dewasa ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di pinggiran aliran Sungai Padang, Dusun Sontul, Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Minggu (13/9/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Jonri Manurung (53), seorang petani/pekebun yang berdomisili di Desa Pardomuan Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba. Korban diketahui beragama Katolik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sebelumnya pergi mencari ikan seorang diri di aliran Sungai Padang pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Namun, hingga malam hari korban belum kembali ke rumah. Kondisi tersebut kemudian membuat keluarga dan warga sekitar melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Padang di wilayah Desa Juhar.
Dalam pencarian tersebut, keluarga dan warga menemukan pakaian milik korban di sekitar pinggiran sungai. Namun, keberadaan korban saat itu belum diketahui.
Pencarian kemudian dilanjutkan oleh pihak keluarga bersama warga setempat. Hingga pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, seorang warga menemukan tubuh korban dalam keadaan mengapung di pinggiran aliran Sungai Padang, Dusun Sontul, Desa Juhar.
Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada warga sekitar. Korban selanjutnya dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke rumah duka keluarga yang berada sekitar 600 meter dari lokasi penemuan untuk disemayamkan.
Sekitar pukul 09.30 WIB, personel piket fungsi Polres Tebing Tinggi bersama piket SPK Polsek Bandar Khalipah mendatangi rumah duka dan kemudian menuju lokasi penemuan korban untuk melakukan penanganan serta pemeriksaan awal.
Sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut telah dimintai keterangan, termasuk keluarga korban dan perangkat desa setempat.
Hingga berita ini disusun, kronologi lengkap mengenai penyebab korban meninggal dunia masih dalam penanganan pihak berwenang. Belum dapat dipastikan apakah korban meninggal akibat tenggelam atau terdapat faktor lain sebelum adanya pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Informasi mengenai hasil pemeriksaan medis maupun penyebab pasti kematian korban diharapkan dapat menjadi dasar untuk menjelaskan kejadian secara lebih lengkap.
Keluarga korban kemudian membawa korban ke rumah duka untuk disemayamkan. Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang sebelumnya turut membantu melakukan pencarian terhadap korban.
( FZL )
Share Social Media