TEBING TINGGI | BINEWS — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tebing Tinggi mulai memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi dinamika politik lima tahun ke depan. Penguatan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan soliditas kader sekaligus memperluas peran partai di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), serta orientasi politik PKB Kota Tebing Tinggi untuk masa bakti 2026–2031.
Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Malibu, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026), mulai pukul 14.30 WIB.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PKB Sumatera Utara yang juga Anggota DPR RI, Ashari Tambunan; Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PKB, Ir. Loso Mena; Ketua DPC PKB Kota Tebing Tinggi, MHD Ansari Akbar, S.T.; serta Ketua LKP PKB Sumatera Utara, H. A. Zobidi Ritonga.

Turut hadir Wali Kota Tebing Tinggi yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Ramadhan Barqah Pulungan. Perwakilan Kapolres Tebing Tinggi dihadiri Kepala Bagian Logistik (Kabag Log), KOMPOL Enda Iwan Iskandar Tarigan, S.H., sedangkan perwakilan Dandim 0204/DS dihadiri Serma Surianto dari Koramil Tebing Tinggi.
Sejumlah unsur penyelenggara pemilu juga tampak hadir, di antaranya Ketua KPU Kota Tebing Tinggi, Emil Sofyan, S.Pd.I., bersama Koordinator Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih, M. Iqbal, serta Ketua Bawaslu Kota Tebing Tinggi, Amsal Franky, beserta jajaran.
Hadir pula mantan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Oki Doni Siregar; perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi, Kabag Tata Usaha Chairuddin Noor Hasibuan; Ketua PCNU Kota Tebing Tinggi, H. Tagor Mulia Siregar; Ketua DPC PENDAWA, Erwan Ma’ruf; serta Ketua Dewan Suro PC PKB Kota Tebing Tinggi, Amrizal.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan partai politik, termasuk perwakilan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Perindo, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta pengurus dan kader PKB se-Kota Tebing Tinggi.
Pengukuhan Pengurus Menjadi Awal Tanggung Jawab Baru
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKB, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta doa bersama.
Selanjutnya, dilaksanakan pembacaan ikrar pengurus DPC, penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan, serta penyerahan pataka sebagai simbol amanah dan tanggung jawab organisasi.
Pada kesempatan yang sama, pengurus DPAC PKB dari seluruh kecamatan di Kota Tebing Tinggi juga resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031.
Pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, menyatukan visi, dan membangun kesamaan langkah seluruh kader dalam menjalankan roda organisasi.
Ansari Akbar: Evaluasi Pemilu dan Regenerasi Kader Jadi Prioritas
Ketua DPC PKB Kota Tebing Tinggi, MHD Ansari Akbar, S.T., dalam arahannya menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan harus menjadi awal tanggung jawab baru bagi seluruh kader untuk membuktikan kontribusi nyata partai kepada masyarakat.
Menurut Ansari, hasil pemilu sebelumnya harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus pembelajaran bagi PKB untuk melakukan pembenahan organisasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta memperluas proses kaderisasi dengan memberikan ruang lebih besar kepada generasi muda.
Menurutnya, kekuatan partai politik tidak hanya ditentukan oleh banyaknya struktur kepengurusan, tetapi juga oleh soliditas kader, komunikasi politik, serta kemampuan dalam memahami dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ansari juga menyampaikan komitmen PKB untuk terus membuka ruang komunikasi dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, partai politik lainnya, serta seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap PKB dapat menjadi rumah perjuangan yang terbuka dan inklusif, serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tebing Tinggi.
Ashari Tambunan Dorong Optimalisasi Program Pemerintah Melalui Komisi VIII DPR RI
Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumatera Utara yang juga Anggota DPR RI, Ashari Tambunan, dalam arahannya menyoroti peluang masyarakat Kota Tebing Tinggi untuk memperoleh manfaat dari berbagai program pemerintah melalui mitra kerja Komisi VIII DPR RI.
Ia menjelaskan bahwa Komisi VIII DPR RI memiliki sejumlah mitra strategis, di antaranya Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Melalui kementerian dan lembaga tersebut, terdapat berbagai program yang berpotensi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pendidikan keagamaan, hingga program bedah rumah.

Ashari berharap berbagai peluang program pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, sehingga masyarakat, termasuk warga Kota Tebing Tinggi, dapat merasakan manfaatnya.
Ia juga memberikan perhatian terhadap pengembangan generasi muda. Menurutnya, dukungan melalui berbagai program pemerintah diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi kaum muda untuk meningkatkan kapasitas, mengembangkan potensi, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Konsolidasi dan Kerja Nyata Menjadi Tantangan Lima Tahun ke Depan
Melalui pelaksanaan Muskercab, orientasi politik, serta pengukuhan pengurus DPC dan DPAC periode 2026–2031, PKB Kota Tebing Tinggi kini dihadapkan pada tanggung jawab untuk membuktikan kekuatan organisasi melalui kerja nyata.
Konsolidasi hingga akar rumput, regenerasi kader, penguatan komunikasi politik, serta keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat menjadi sejumlah agenda penting yang harus diwujudkan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PKB Kota Tebing Tinggi diharapkan semakin solid, mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak, dan hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah partai politik tidak hanya diukur dari kekuatan struktur maupun pencapaian elektoral, tetapi juga dari sejauh mana perjuangan dan keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
( S.ef,Nst )
Share Social Media