Batahan | bidikInfonews.xyz/ – Kamis, 7 Agustus 2025, Kementerian Sosial RI melalui program bantuan pangan beras Tahun Anggaran 2025 kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan pembagian bantuan berlangsung di Kantor Desa Batahan 1 dan diikuti oleh empat desa penerima alokasi, yakni Desa Batahan 1, Batahan 2, Batahan 3, dan Desa Banjar Aur.
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial ini merupakan alokasi untuk periode Juni dan Juli 2025 dan ditujukan kepada warga kurang mampu. Sebanyak 232 kepala keluarga tercatat sebagai penerima manfaat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Batahan 1, Muhamad Angin Bugis Lubis, S.Pd, Kepala Desa Batahan 2, Rahman, Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal, Misman Lubis, perwakilan dari Koramil 20 Batahan Sertu Rio Prasaja, Ketua BPD Desa Batahan 1 Najamuddin Nasution, staf kantor desa, serta warga penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Batahan 1, Muhamad Angin Bugis Lubis, S.Pd menyampaikan apresiasinya atas penyaluran bantuan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas penyaluran bantuan pangan beras untuk masyarakat kami yang kurang mampu. Jumlah penerima sebanyak 232 kepala keluarga dari empat desa. Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga yang menerima,” ujar Bugis.
Namun demikian, sejumlah warga menyampaikan keberatan terkait proses pendataan penerima bantuan yang dinilai tidak sesuai kondisi saat ini.
Salah satu warga Desa Batahan 3, Basuki Rohmat, kepada awak media menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tahun ini tidak tepat sasaran.
“Sebagian penerima bantuan masih menggunakan data lama. Banyak warga yang saat ini sudah mapan, tetapi tetap menerima bantuan, sementara yang benar-benar membutuhkan justru terlewat,” ujar Rohmat.
Ia berharap pihak Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal segera melakukan evaluasi dan pembaruan data penerima bantuan.
“Kami berharap data penerima diperbarui agar bantuan pangan seperti ini tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Meski terdapat catatan dari masyarakat, secara umum kegiatan pembagian bantuan pangan beras ini berjalan lancar, tertib, dan mendapat pengawasan dari berbagai unsur pemerintahan dan aparat desa.
( Binews / AR. Nat )
Share Social Media

