Sinunukan, Mandailing Natal – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2025, seluruh santri se-Kecamatan Sinunukan menggelar upacara dan berbagai kegiatan dengan tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”,
Acara puncak peringatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertempat di Lapangan Hijau Desa SukaDamai, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Kegiatan berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan organisasi masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Suka Damai Fuad Hasim, Kapolsek Batahan–Sinunukan AKP Sahat Pangaribuan, S.H., Kepala KUA Sinunukan Alimora Siagian, S.Ag., perwakilan GP Ansor dan Banser, serta seluruh santri dari 16 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kecamatan Sinunukan. Turut hadir pula tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Suka Damai Fuad Hasim menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai tuan rumah peringatan Hari Santri Nasional tahun ini.
“Kami merasa bangga karena Desa Suka Damai mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah perayaan Hari Santri Nasional 2025. Kegiatan ini diawali dengan upacara pengibaran bendera merah putih yang diikuti oleh seluruh santri dari 16 MDTA se-Kecamatan Sinunukan,” ujar Fuad Hasim.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut turut menampilkan berbagai penampilan dari para santri dan santriwati, sebagai bentuk apresiasi dan kebolehan generasi muda dalam bidang keagamaan dan seni Islami.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Ardiansyah Nasution, yang bertindak sebagai pembina upacara, dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum Hari Santri sebagai ajang refleksi atas perjuangan para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Hari Santri adalah momen untuk mengenang peran besar para kiai dan ulama dalam mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Kini, tugas santri adalah mengawal kemerdekaan dengan terus berkarya dan membekali diri dengan ilmu agama serta teknologi agar mampu menghadapi tantangan zaman,” ungkap Ardiansyah Nasution.
Selain upacara, kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan dan lomba yang menampilkan kreativitas para santri. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terasa selama acara berlangsung, mencerminkan semangat kebersamaan dalam meneladani nilai-nilai perjuangan santri untuk kemajuan bangsa.
( Binews / FH )
Share Social Media
