
☝☝▶️▶️ Klik Audio
Tebing Tinggi | bidikinfonews. xyz / Kepedulian sosial kembali menemukan jalannya. Keluarga Muslim RSUD dr. H. Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara Sabtu 13/12/ 2025, secara resmi melepas pengiriman bantuan kemanusiaan menuju Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit.
Pelepasan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane, drg. Lili Marliana, MKM, didampingi Bendahara Keluarga Muslim RSUD, drg. Qonita, dengan Ainal Ikram Sitepu sebagai ketua panitia pelaksana kegiatan.
Dalam suasana yang sederhana namun sarat makna, bantuan dilepas dari lingkungan rumah sakit—tempat yang setiap hari menjadi saksi pergulatan antara harapan dan kenyataan hidup. Dari titik inilah, nilai kemanusiaan kembali ditegaskan : bahwa kepedulian tidak mengenal batas administratif, wilayah, maupun sekat sosial.
Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane, drg. Lili Marliana, MKM, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial insan kesehatan, khususnya keluarga besar RSUD, untuk hadir tidak hanya saat masyarakat sakit secara fisik, tetapi juga ketika mereka terluka secara sosial dan kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi wujud kepedulian dan doa dari kami semua,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara Keluarga Muslim RSUD, drg. Qonita, menambahkan bahwa bantuan yang dikirimkan merupakan hasil penggalangan internal keluarga besar RSUD dr. H. Kumpulan Pane, yang dilakukan secara sukarela dan transparan, dengan semangat kebersamaan.
Ketua panitia, Ainal Ikram Sitepu, menjelaskan bahwa proses pengumpulan hingga pendistribusian bantuan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lokasi tujuan.
Adapun bantuan kemanusiaan yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang tersebut meliputi 200 sak beras, pakaian layak pakai, popok (pampers), masker, 700 bungkus nasi, 800 paket makanan, 1.200 potong roti, serta obat-obatan.
Di tengah rutinitas pelayanan kesehatan yang padat, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa rumah sakit bukan hanya institusi pelayanan medis, tetapi juga ruang tumbuhnya nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Ketika negara sering diukur dari kebijakan dan angka, kemanusiaan justru kerap hadir melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara kolektif.
Pengiriman bantuan ke Aceh Tamiang ini menjadi cermin bahwa jarak geografis tidak pernah benar-benar memisahkan rasa. Dari Tebing Tinggi, sebuah pesan sederhana dikirimkan : kita mungkin berbeda tempat, tetapi tetap satu dalam kepedulian.
Share Social Media