
Batahan | bidikinfonews. xyz / 27 Maret 2026 – Proyek pembangunan jembatan penghubung antara Kota Batahan menuju pelabuhan resmi mulai dikerjakan pada Jumat (27/3/2026). Lokasi pembangunan berada di Kelurahan Pasar Baru Batahan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Pembangunan ini menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat setempat. Selama lebih dari satu dekade, warga Kecamatan Batahan menunggu realisasi infrastruktur pendukung menuju pelabuhan UPP III Batahan. Meskipun pelabuhan telah dibangun, akses jalan dan jembatan yang memadai sebelumnya belum tersedia, sehingga aktivitas transportasi dan distribusi barang masih menghadapi berbagai kendala.
Dengan dimulainya proyek ini, masyarakat mulai melihat adanya perkembangan nyata dalam upaya peningkatan infrastruktur di wilayah tersebut. Sejumlah warga mengungkapkan rasa antusias dan harapan besar terhadap keberlanjutan pembangunan ini hingga selesai sesuai rencana.
Selama ini, akses menuju area perkebunan dan pelabuhan masih mengandalkan transportasi tradisional berupa rakit atau getek (ponton) untuk menyeberangi sungai. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien, terutama bagi para pekerja dan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit, termasuk dari PTPN IV, serta masyarakat yang beraktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga setempat menyampaikan bahwa keberadaan jembatan nantinya akan sangat membantu mobilitas masyarakat. Selain mempercepat waktu tempuh, jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan serta memperlancar distribusi hasil perkebunan dan komoditas lainnya.
“Selama ini kami harus menyeberang menggunakan rakit. Kalau air sungai naik atau cuaca buruk, aktivitas jadi terganggu. Dengan adanya jembatan ini, kami sangat terbantu,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan jalan dan jembatan ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Akses yang lebih baik ke pelabuhan diyakini akan membuka peluang perdagangan yang lebih luas, baik untuk skala regional maupun nasional.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengawal proyek ini agar berjalan sesuai dengan perencanaan, baik dari segi kualitas maupun waktu penyelesaian. Transparansi dan pengawasan juga menjadi hal penting guna memastikan pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Masyarakat Kecamatan Batahan pun berharap proyek ini tidak hanya berhenti pada tahap pembangunan, tetapi juga diikuti dengan pengembangan infrastruktur pendukung lainnya, sehingga kawasan Batahan dapat berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir Mandailing Natal.
Dengan dimulainya pembangunan ini, harapan baru pun tumbuh di tengah masyarakat—bahwa akses yang lebih baik akan membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan dan kemajuan daerah di masa mendatang.
( BINews / Bis )
Share Social Media
