Batahan | bidikinfonews.xyz / — Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi ditutup oleh Camat Batahan, Sukiman, SE, di Lapangan Pesantren Modern Darul Ulum, Desa Sari Kenanga, Kecamatan Batahan, Sabtu (23/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 November 2025 ini, berjalan lancar dan meriah. Acara dipusatkan di kompleks pesantren tersebut dengan melibatkan peserta dari 23 kecamatan se-Kabupaten Madina.
Berbagai cabang olahraga dan seni dipertandingkan, seperti bola voli, tenis meja, bulu tangkis, tarik tambang putra/putri, vokal solo, tari kreasi baru, hingga lomba pancing mania. Meski sempat diguyur hujan, semangat para peserta tetap tinggi hingga seluruh rangkaian kegiatan terselesaikan dengan baik.
Ketua PGRI Cabang Batahan, Musliadi Sitompul, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Porseni ini.
“Terima kasih kepada seluruh elemen, terutama panitia yang telah bekerja tanpa pamrih. Kehadiran Bupati Mandailing Natal beserta rombongan juga menjadi penyemangat bagi para peserta,” ujarnya.
Pada penutupan kegiatan, diumumkan bahwa PGRI Kecamatan Ranto Baek berhasil meraih gelar juara umum dalam Porseni PGRI ke-80 tersebut.
Acara penutupan turut dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Madina, Defrion Caniago beserta jajaran, Camat Batahan Sukiman, SE, Danramil 20 Batahan Kapten Infanteri S. Marpaung, Ketua PGRI Cabang Batahan, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Batahan, Sukiman, SE, berharap Porseni tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, namun juga sarana mempererat hubungan antar tenaga pendidik.
“Porseni PGRI ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar guru, meningkatkan semangat olahraga dan seni, serta menjadi momentum untuk mengembangkan potensi para pendidik di Kabupaten Madina. Perlombaan bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjaga kebersamaan dalam organisasi PGRI,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Porseni PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Madina resmi ditutup dan diharapkan mampu memberikan motivasi bagi peningkatan profesionalitas guru ke depan.
Share Social Media
