Medan | bidikinfonews.xyz – Sumatera Utara, Kamis 21 Agustus 2025.
Kondisi Jalan Pukat Banting V, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, hingga kini masih memprihatinkan. Sudah lebih dari tiga tahun ruas jalan tersebut mengalami kerusakan parah, dipenuhi lubang, bahkan kerap menciptakan genangan air setiap kali hujan turun. Warga setempat mengaku sudah berulang kali melaporkan permasalahan ini kepada Kepala Lingkungan (Kepling) maupun pemerintah terkait, namun hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan.
Irwansyah (52), salah seorang warga yang telah puluhan tahun bermukim di kawasan tersebut, mengaku sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang terkesan membiarkan jalan tersebut rusak.
“Saya sudah lama tinggal di sini. Selama tiga tahun terakhir jalan ini rusak parah, penuh lubang, dan tidak pernah sekalipun diperbaiki atau diaspal. Kami sudah melapor ke Kepling maupun pemerintah setempat, tapi tidak ada respon. Jujur saja, kami kecewa sekali. Apalagi kalau hujan, jalan ini makin parah karena lubang-lubangnya berubah jadi genangan air,” keluhnya kepada wartawan bidikinfonews.
Pantauan awak media pada Kamis malam (21/8/2025) sekitar pukul 21.30 WIB, terlihat kondisi jalan memang benar-benar mengkhawatirkan. Deretan lubang dengan kedalaman bervariasi tampak di sepanjang jalan, menimbulkan genangan air yang cukup lebar saat hujan mengguyur. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.
Seorang pengendara ojek online yang melintas, Budi (34), menuturkan bahwa dirinya kerap mengalami kesulitan saat melewati jalan tersebut.
“Kalau malam hari dan habis hujan, jalan ini sangat berbahaya. Lampu kendaraan kadang tidak cukup untuk melihat genangan yang dalam. Beberapa kali saya hampir jatuh karena roda masuk ke lubang. Jalan ini harus segera diperbaiki, karena risikonya bisa mencelakakan orang,” ujarnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Medan, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan tersebut. Mereka menilai, keberadaan infrastruktur jalan yang layak sangat penting bagi aktivitas sehari-hari, baik bagi masyarakat yang tinggal di sekitar maupun para pengguna jalan yang melintas.
“Kami mohon kepada Pemko Medan dan Bapak Wali Kota agar segera memperhatikan jalan ini. Jangan sampai menunggu ada korban kecelakaan baru dilakukan perbaikan. Setiap hari kami melewati jalan ini, jadi kami sangat merasakan dampaknya. Tolong secepatnya diperbaiki,” pinta salah seorang warga lainnya.
Kerusakan jalan di Medan Tembung ini menambah daftar panjang persoalan infrastruktur yang menjadi keluhan masyarakat di Kota Medan. Minimnya perbaikan membuat banyak jalan lingkungan maupun jalan utama di beberapa kecamatan terlihat tidak terurus, sehingga menjadi sorotan warga.
Sebagai media, Bidikinfonews menekankan bahwa akses jalan merupakan hak dasar masyarakat. Pemerintah berkewajiban menghadirkan infrastruktur yang layak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga. Tiga tahun tanpa perbaikan adalah durasi yang terlalu panjang untuk sebuah keluhan yang nyata di depan mata. Pemerintah Kota Medan, khususnya Dinas terkait, sudah seharusnya segera turun tangan, bukan hanya mendengar laporan, tetapi juga memberi tindakan nyata.
Apabila kondisi ini terus dibiarkan, maka wajar bila warga menilai pemerintah abai terhadap kebutuhan mendasar rakyatnya. Sebab jalan bukan hanya sekadar sarana transportasi, melainkan juga denyut nadi kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.
( B. Piliang )
Share Social Media

