Serdang Bedagai | bidikinfonews.xyz / Sumatera Utara — Senin ceria, 30 Juni 2025, aula pertemuan karyawan PTPN IV Regional I Kebun Gunung Monako dipenuhi tawa riang dan tepuk tangan penuh haru. Sebanyak 34 anak didik TK Kartika resmi diwisuda, menandai berakhirnya masa belajar mereka di tingkat taman kanak-kanak, sekaligus membuka lembaran baru menuju masa depan.
Dengan penuh semangat, para lulusan cilik ini menampilkan beragam karya seni yang menggambarkan kekayaan budaya Nusantara: puisi, tari Melayu, tari Simalungun, Sitogol, hingga Tor-Tor Toba. Semua disuguhkan dengan lugu namun penuh semangat, mencerminkan indahnya keberagaman dalam kebersamaan.
Salah seorang guru TK Kartika,Ibu Melisa Natalia, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para orang tua atas dukungan mereka selama proses belajar-mengajar.
“Berkat kerja sama yang baik, anak-anak kita bisa sampai di hari bahagia ini dengan penuh canda dan tawa,” ujarnya haru.

Sementara itu, perwakilan orang tua murid, Bapak Yulinanda Wiratama, menekankan pentingnya memperhatikan kesejahteraan guru sebagai garda terdepan pendidikan.
“Mendidik anak usia dini bukanlah perkara mudah. Di tangan guru-guru yang sejahtera dan bahagia, akan lahir generasi yang kuat dan berkarakter,” katanya tegas.
Dalam sambutannya,Manajer Kebun Gunung Monako memberikan pesan inspiratif dengan menyebut para lulusan sebagai “Laskar Pelangi” — generasi kecil yang penuh mimpi, harapan, dan potensi.
“Kita harus dukung impian mereka agar kelak menjadi insan yang berguna bagi nusa dan bangsa. Harapannya, setelah sukses, mereka kembali membangun kampung halaman. Inilah semangat Marsipature Hutanabe (MHB) yang harus kita hidupkan bersama,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara orang tua dan guru adalah kunci keberhasilan pendidikan usia dini. TK Kartika diharapkan terus menjadi sekolah impian, tidak hanya bagi anak-anak karyawan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar kebun.
Lulusan TK Kartika tahun 2025 menjadi simbol bahwa dari tengah kebun yang hijau, bisa lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang siap menebar cahaya.
“Mereka bukan sekadar anak-anak kebun. Mereka adalah cahaya masa depan bangsa — Laskar Pelangi kecil dari Gunung Monako yang membawa harapan keluarga dan menginspirasi negeri,” tutupnya.
Dari Kebun Gunung Monako, harapan itu bersemi, menyala untuk Indonesia.
( BINews )
Share Social Media
