Batam | bidikinfonews.xyz – Rabu, 27 Agustus 2025, kawasan Simpang Dam, Muka Kuning, kembali menjadi sorotan warga. Lokasi ini dinilai rawan kecelakaan akibat maraknya kendaraan parkir sembarangan di bahu jalan, terutama dari pengunjung yang singgah di lapak pedagang kaki lima (PKL). Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Beberapa kali dilaporkan terjadi kecelakaan, baik sepeda motor maupun mobil, karena pengendara harus mendadak menghindari kendaraan yang berhenti sembarangan. Situasi semakin parah dengan ramainya PKL yang berjualan di tepi jalan menuju simpang, sehingga jalur utama makin menyempit.
Seorang warga Muka Kuning yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan keberadaan PKL di jalur masuk kawasan tersebut. Menurutnya, selain memicu kemacetan, kondisi itu juga menyulitkan anak-anak sekolah yang setiap pagi melintas.
“Anak-anak sekolah sering kesulitan lewat, karena jalan menyempit dan banyak kendaraan berhenti seenaknya. Kalau tidak segera ditertibkan, bisa makin banyak kecelakaan,” ujarnya dengan nada kesal.
Keluhan senada juga disampaikan pengendara yang rutin melintasi Simpang Dam. Mereka menilai situasi semakin padat saat jam sibuk, terutama pagi dan sore hari. Banyak pengendara roda dua yang terpaksa keluar jalur akibat terhalang parkir liar, sehingga risiko tabrakan makin tinggi.
Warga pun meminta pihak terkait, baik Dinas Perhubungan, Satpol PP, maupun aparat kepolisian, segera turun tangan melakukan penertiban. Mereka menilai perlu adanya aturan tegas terkait larangan parkir sembarangan serta penataan PKL agar tidak mengganggu lalu lintas.
“Kami tidak melarang orang mencari rezeki, tapi harus ada tempat yang lebih tertib. Kalau begini terus, semua orang yang dirugikan—jalan macet, kecelakaan pun sering terjadi,” tambah warga lainnya.
Hingga kini, kawasan Simpang Dam memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Batam. Selain padatnya arus kendaraan, keberadaan PKL dan parkir liar semakin menambah keruwetan lalu lintas.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, baik dengan menyediakan lokasi khusus untuk PKL maupun memperketat pengawasan kendaraan yang berhenti sembarangan. Dengan begitu, keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin sekaligus roda ekonomi pedagang tetap berjalan.
( D2K )
Share Social Media
