Meski sebagian warga enggan menyebutkan secara langsung adanya aksi pembakaran, sejumlah foto dan video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi Kantor Polsek Muara Batang Gadis yang terbakar. Selain itu, satu unit mobil dinas kepolisian juga terlihat terbalik dan hangus di depan kantor polsek.
Warga menilai maraknya peredaran narkoba di wilayah mereka tidak diimbangi dengan penegakan hukum yang tegas dan transparan. Dugaan dilepaskannya terduga pengedar narkoba tersebut dinilai semakin menggerus kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum setempat.
“Kami tidak ingin main hakim sendiri. Tapi kalau penegakan hukum seperti ini, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan,” kata warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Muara Batang Gadis, Iptu Akmaluddin, SH, belum memberikan keterangan resmi meskipun telah dihubungi melalui telepon seluler. Hal serupa juga terjadi pada pihak Humas Polres Mandailing Natal yang belum memberikan penjelasan terkait insiden pembakaran tersebut.
Pasca kejadian, situasi keamanan di wilayah Muara Batang Gadis masih dipantau oleh aparat. Sementara itu, masyarakat menunggu langkah tegas dan transparan dari kepolisian untuk mengusut dugaan praktik tangkap lepas serta menindaklanjuti aksi anarkis yang terjadi sesuai dengan hukum yang berlaku.
( AR,Nst )
Share Social Media