“Yang perlu diperhatikan saat menanamnya adalah pemasaran. Karena kualitasnya tinggi, sebaiknya disiapkan saluran pemasaran yang tepat seperti pasar ekspor atau pengecer khusus buah premium agar mendapatkan harga yang layak,” tambahnya.

3. Alpukat
Tanaman alpukat menduduki peringkat ketiga dengan potensi keuntungan mencapai Rp 2 hingga Rp 3 juta per pohon setiap tahunnya.
“Bagi petani muda yang menargetkan penghasilan sekitar Rp300 juta per tahun, cukup tanam 100 pohon alpukat dengan perawatan yang tepat dan teratur. Permintaan alpukat terus meningkat baik untuk konsumsi langsung maupun industri makanan dan minuman, sehingga pasarnya sangat menjanjikan,” paparnya.
2. Aren
Peringkat kedua diraih pohon aren yang mampu menghasilkan keuntungan luar biasa, yaitu Rp 4 hingga Rp 5 juta per pohon per tahun. Meski potensinya sangat besar, tanaman ini masih jarang dibudidayakan secara luas.
“Pohon aren membutuhkan penanganan khusus. Air nira aren harus disadap pada sore hari dan diambil hasilnya keesokan paginya, lalu disadap kembali pada sore hari. Ketelatenan dan pemahaman teknik budidaya yang benar menjadi kunci keberhasilan menanam aren,” ujar Susjas.

1. Durian
Tanaman dengan potensi keuntungan tertinggi adalah durian. Setiap pohon durian yang sudah berproduksi normal mampu memberikan keuntungan berkisar Rp 10 hingga Rp 40 juta per tahun.
“Durian baru mulai berbuah secara stabil setelah usia 3 hingga 4 tahun, dan produksinya sudah berjalan normal setelah usia 5 tahun ke atas. Kita ambil angka rata-rata saja yaitu Rp20 juta per pohon, maka jika hanya menanam 10 pohon saja sudah bisa mendapatkan keuntungan Rp 200 juta per tahun,” jelasnya.
Susjas menambahkan, kelima tanaman ini bukan berarti tanaman lain tidak bernilai.
Namun, kelimanya memiliki keunggulan dalam hal nilai ekonomi dan kestabilan permintaan pasar sehingga sangat cocok dijadikan investasi jangka panjang yang menguntungkan.
( BINews )
Share Social Media