“Kita menjalin hubungan persaudaraan, komunikasi, dan silaturahmi secara langsung kepada masyarakat maupun melalui para kepala lingkungan. Dengan pendekatan itu, masyarakat merasa dilibatkan dan memiliki tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa di lokasi gotong royong terdapat Kelompok Tani Cemara Asri binaan Dinas Pertanian, yang selama ini aktif menjaga dan memanfaatkan lahan di sekitar wilayah tersebut. Momentum gotong royong dimanfaatkan untuk membersihkan pekarangan, parit, serta sampah yang berserakan di Lingkungan III dan IV.
Rezi Triandy berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara mandiri oleh masyarakat, termasuk para pemilik kedai dan warung di wilayah tersebut, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha di Lingkungan III dan IV Kelurahan Rambung, agar rutin melakukan gotong royong dan membuang sampah pada tempatnya. Apalagi Ramadan sudah di ambang pintu, lingkungan harus terlihat bersih dan nyaman. Kebersihan adalah bagian dari iman,” tutupnya.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Tebingtinggi Kota menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat melalui aksi nyata di lapangan, sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai identitas sosial yang harus terus dijaga.
