
Dolok Merawan | bidikinfonews.xyz / Serdang Bedagai, Sumatera Utara – Kebun Gunung Para, Distrik Serdang 1, Regional I PTPN4 menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1446 H pada Kamis (20/2/2025). Acara ini juga menjadi momentum untuk menyambut bulan suci Ramadan serta menyalurkan santunan kepada anak yatim.
Peringatan yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Kebun Gunung Para, ini mengusung tema “Isra‘ Mi’raj Menjadikan Shalat dan Pekerjaan sebagai Ladang Amal Ibadah sesuai dengan Tuntunan Rasulullah SAW.”* Acara ini diselenggarakan oleh panitia yang diketuai oleh Muhammad Husni, dengan dukungan penuh dari seluruh manajemen Kebun Gunung Para.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut General Manager Distrik Serdang 1 Hasanul Arifin Nasution, Kabid Tanaman Abdul Halim, Kapolsek Dolok Merawan, Manager Kebun Gunung Para Kismoyogi, Manager Kebun Gunung Manako M. Nuh, Askep Kebun Silo Dunia Julkarnain Nasution, para asisten afdeling 1-6 Kebun Gunung Para, serta staf manajemen dan karyawan.

Dalam sambutannya, Manager Kebun Gunung Para Kismoyogi mengucapkan terima kasih kepada General Manager Distrik Serdang 1 serta seluruh manajemen kebun di Distrik Serdang 1 yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan shalat dan pekerjaan sebagai ladang amal ibadah sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB berlangsung dengan khidmat dan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh sari tilawah Jia Nanya Laifa Qotun dan Keyla Klara Keona Fiorenza. Selanjutnya, tausiyah dan ceramah disampaikan oleh Ustadz Latif Khan, yang memberikan pencerahan mengenai makna Isra’ Mi’raj serta pentingnya menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim oleh Manager Kebun Gunung Para Kismoyogi. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial sebelum acara resmi ditutup.
Peringatan Isra’ Mi’raj ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim, sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kerja Kebun Gunung Para.
( BINews )
Share Social Media