Tebing Syahbandar | bidikinfonews. xyz / — Insiden pencurian buah kelapa sawit di areal perkebunan PT PP Lonsum Sibulan Estate Tbk, Blok 16, Dusun II, Desa Sibulan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai,Sumatera Utara, berujung pada kematian satu orang terduga pelaku pencurian, Rabu (5/8/2026). Kejadian ini kemudian memicu reaksi warga yang membakar satu unit gudang logistik milik perusahaan tersebut.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula sekira pukul 19.00 WIB ketika petugas pengamanan (saksi 1) sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar Blok 16. Petugas melihat adanya cahaya senter yang diduga kuat berasal dari pelaku pencurian buah kelapa sawit.
Petugas kemudian menghubungi rekan-rekannya (saksi 2 dan saksi 3) untuk segera menuju lokasi. Tak lama kemudian, sekitar 15 orang petugas pengamanan berkumpul dan melakukan pencarian terhadap terduga pencuri. Saat melakukan pemeriksaan, petugas berpapasan langsung dengan terduga pelaku yang kemudian melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam berupa pisau egrek.
Dalam usahanya melarikan diri, pelaku berlari menuju ke arah Sungai Bahilang dan masuk ke dalam air. Beberapa saat kemudian, pelaku terlihat muncul ke permukaan air dan bergerak ke pinggir sungai dalam kondisi tampak lemas. Petugas kemudian menghampiri dan mengamankan pelaku dengan mengikat tangannya menggunakan sepotong kain/baju, lalu segera membawanya ke Klinik Perkebunan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Karena tidak ada tenaga medis atau perawat yang bertugas di klinik, pelaku langsung dirujuk dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Tebing Tinggi. Namun sesampainya di rumah sakit, pelaku dinyatakan telah meninggal dunia.
Identitas Terduga Pelaku
Terduga pelaku yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Achirullah Afanda, laki-laki, 38 tahun, beragama Islam, berprofesi sebagai wiraswasta, beralamat di Desa Penggalian, Dusun II, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai. Penyebab pasti kematian pelaku belum dijelaskan secara resmi dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.

Insiden Lanjutan: Gudang Logistik Terbakar
Tak lama setelah kejadian tersebut, sekira pukul 22.00 WIB, Polres Tebing Tinggi menerima laporan adanya kebakaran gudang logistik milik PT PP Lonsum Sibulan Estate Tbk. Kebakaran tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok warga dari Desa Penggalian yang merasa marah atas meninggalnya warga mereka saat diamankan oleh petugas pengamanan perusahaan.
Pihak kepolisian memastikan kejadian pembakaran tersebut benar terjadi. Hingga saat ini, identitas warga yang melakukan tindakan pembakaran belum diketahui secara pasti dan sedang dalam proses penyelidikan.
Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 00.30 WIB oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden kebakaran ini, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar dan masih sedang dihitung pihak perusahaan.
Langkah Selanjutnya
Pihak kepolisian dari Polres Tebing Tinggi telah membentuk tim untuk menindaklanjuti kedua peristiwa tersebut, baik penyelidikan terkait penyebab kematian Achirullah Afanda maupun penanganan kasus pembakaran fasilitas perusahaan. Pihak perusahaan juga diminta untuk memberikan keterangan lengkap terkait prosedur pengamanan yang dilakukan.
Sampai saat ini, situasi di lokasi kejadian masih dipantau dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian guna mencegah terjadinya kerusuhan atau tindakan anarkis lebih lanjut. Pihak berwenang menghimbau seluruh pihak untuk tetap tenang dan menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum yang berlaku.
( BINews / FZL )
Share Social Media