
Siak Sri Indrapura | bidikinfonews. xyz /— Riau. Setelah menunggu hampir dua tahun, warga petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Doral Berkarya Tanjung Medan (Poktan Dobetame) akhirnya mendapat kepastian terkait pemasangan aliran listrik dari PT Arara Abadi.
Kepastian tersebut disampaikan saat Manager Distrik Pusako PT Arara Abadi bersama Humas perusahaan dan vendor instalasi listrik melakukan kunjungan ke sekretariat Poktan Dobetame di Km 7 Jalan Doral, Kampung Dosan, Senin (18/05/2026). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Poktan Dobetame, Johan Supriadi, bersama para anggota kelompok tani.
Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan pemasangan aliran listrik ke rumah-rumah warga petani. Pemasangan itu disebut sebagai bentuk kompensasi atas penggunaan lahan kebun masyarakat yang sejak tahun 2024 telah didirikan tiang listrik tegangan menengah menuju basecamp dan kantor perusahaan.
Ketua Poktan Dobetame, Johan Supriadi, berharap setelah adanya kepastian tersebut tidak ada lagi penundaan dalam pelaksanaan pemasangan listrik yang selama ini dinanti masyarakat.
“Kami berharap setelah pertemuan ini tidak ada lagi penundaan. Janji pemasangan listrik ini sudah hampir dua tahun kami tunggu,” ujar Johan.

Menanggapi harapan warga, Siregar selaku pimpinan PT Arara Abadi Distrik Pusako menyampaikan bahwa pihak perusahaan berharap proses realisasi pemasangan listrik dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga perusahaan dapat segera menunaikan janji kepada masyarakat,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh M. Natsir selaku Humas PT Arara Abadi. Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memperbaiki hubungan serta mempererat silaturahmi dengan warga petani di wilayah Doral.
“Kami ingin hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat semakin harmonis ke depannya,” ujarnya.
Kepada Bidik Info News, Johan Supriadi mewakili seluruh anggota Poktan Dobetame mengaku bersyukur atas kepastian yang akhirnya diberikan pihak perusahaan. Ia juga berharap berbagai persoalan lahan yang selama ini terjadi antara petani Doral dan korporasi di bawah naungan Sinar Mas Group dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa merugikan salah satu pihak.
“Semoga seluruh permasalahan lahan yang sedang berlangsung bisa diselesaikan dengan musyawarah dan tidak merugikan masyarakat maupun perusahaan,” tutup Johan.
( BINews / RZ L )
Share Social Media