Jakarta | bidikinfonews.xyz / – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyambut baik instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajaran menteri di Kabinet Merah Putih untuk lebih aktif menjaga komunikasi dengan rakyat. Menurut Bahlil, arahan tersebut penting agar informasi yang disampaikan ke publik tetap sesuai dengan fakta dan tidak disalahartikan. “Ruang komunikasi harus diisi dengan fakta-fakta mengenai apa yang telah kita kerjakan, bukan informasi yang dipelintir oleh satu atau dua kelompok demi membelokkan kenyataan. Kita harus memastikan pesan yang benar tersampaikan,” ujar Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (26/3). Baca Juga : Keluarga Besar Media Bidik Info News Kota Medan Gelar Acara Menyambut Ramadan Powered by Inline Related PostsBahlil menegaskan bahwa Prabowo menginginkan agar setiap program kerja pemerintah dapat disampaikan dengan narasi yang baik dan jelas. Menurutnya, rakyat membutuhkan informasi yang utuh dan akurat terkait kebijakan yang dijalankan. “Program-program yang sudah dilakukan dan dirasakan oleh masyarakat harus dikomunikasikan dengan baik. Narasi yang dibangun harus jelas dan penyampaiannya pun harus cepat,” tambahnya. Baca Juga : Kejaksaan Agung Sita Rp565 Miliar dari Kasus Korupsi Impor Gula Powered by Inline Related PostsInstruksi Prabowo Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri di Kabinet Merah Putih untuk memperbaiki pola komunikasi dengan rakyat. Ia menilai masih banyak kebijakan pemerintah yang belum tersampaikan dengan sempurna kepada masyarakat, sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Arahan ini menegaskan pentingnya komunikasi yang transparan dan efektif agar setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami dengan baik oleh rakyat. ( BINews ) Share Social Media WhatsApp0 Facebook 0 Twitter/X 0 Messenger0 Email0 Pinterest0 LinkedIn0 Print0 Telegram 0 0Shares Navigasi pos Hasil Timnas Indonesia vs Bahrain: Garuda Raih Kemenangan 1-0 Berkat Gol Tunggal Ole Romeny KPK Ingatkan ASN, APH, dan Ormas untuk Tidak Meminta THR ke Pengusaha: Bisa Jadi Cikal Bakal Korupsi